Jumat, 12 Juni 2015

listrik dinamisLISTRIK DINAMIS Listrik dinamis : listrik mengalir. Lampu menyala karena ada arus listrik. Apa arus listrik itu? Pengertian arus listrik Arus listrik (modern): Aliran elektron dari titik yang potensialnya rendah (jumlah elektronnya lebih banyak) ke titik yang potensialnya tinggi (jumlah elektronnya lebih sedikit) Arus Listrik (Konvensional) Arus listrik adalah aliran muatan positif dari potensial tinggi ke potensial rendah. Sampai sekarang arah arus listrik yang dipakai adalah arus konvensional Kuat arus listrik Mengukur Kuat arus listrik Kuat arus listrik diukur dengan ampermeter yang disusun secara seri terhadap rangkaian. Ampermeter tidak boleh dihubungkan langsung dengan sumber tegangan (baterai) karena akan menyebabkan kerusakan pada ampermeter. Membaca skala ampermeter = (Skala ditunjuk/Skala max) x Arus maximal Berapa kuat arus yang melalui hambatan 10  dan 20 Berapa beda potensial pada hambatan 10  dan 20 ? R total = R1 + R2 = 20 + 10 = 30  I pada tiap hambatan sama besar yaitu I total: Beda potensial pada tiap hambatan berlaku V = V1 + V2 V1 = I . R1 = 0,3 A . 10  = 3 V V2 = I . R2 = 0,3 A . 20  = 6 V V=V1=V2 I = I1 + I2 Tentukan : a. Kuat arus total yang melalui rangkaian b. Kuat arus pada tiap hambatan Rtot = 4  Tentukan : a. Hambatan pengganti total b. Kuat arus total c. Kuat arus pada tiap hambatan d. Tegangan jepit tiap hambatan GGL dan Tegangan Jepit GGL (E) Tegangan jepit (V) GGl = Gaya gerak Listrik  Tegangan ujung-ujung sumber pada saat tidak mengalirkan arus listrik. Tegngan Jepit  Tegangan ujung-ujung sumber pada saat mengalirkan arus listrik. Tegangan jepit sumber sama dengan tegangan jepit hambatan. GGL selalu lebih besar dari tegangan jepitnya. Seharusnya Tetapi ternyata arus hanya 1 A I = I = I = 1 A = I = 1,2 A R = 6  Berarti R = 5 ohm + 1 ohm 1 ohm adalah hambatan dalam baterai. Sehingga Perbedaan nilai GGL dan tegangan jepit disebabkan adanya hambatan yang terdapat di dalam baterai yang disebut hambatan dalam. Rangkaian GGL

LISTRIK DINAMIS

Listrik dinamis : listrik mengalir.
 


Lampu menyala karena ada arus listrik.

Apa arus listrik itu?

 







Pengertian arus listrik

Arus listrik (modern):
 



















Aliran elektron dari titik yang potensialnya rendah (jumlah elektronnya lebih banyak) ke titik yang potensialnya tinggi (jumlah elektronnya lebih sedikit)


Arus Listrik (Konvensional)

Arus listrik adalah aliran muatan positif dari potensial tinggi ke potensial rendah.

Sampai sekarang arah arus listrik yang dipakai adalah arus konvensional



Kuat arus listrik


Mengukur Kuat arus listrik

Kuat arus listrik diukur dengan ampermeter yang disusun secara seri terhadap rangkaian.









Ampermeter tidak boleh dihubungkan langsung dengan sumber tegangan (baterai) karena akan menyebabkan kerusakan pada ampermeter.

Membaca skala ampermeter =

(Skala ditunjuk/Skala max) x Arus maximal














Berapa kuat arus yang melalui hambatan 10  dan 20 Berapa beda potensial pada hambatan 10  dan 20 ?

R total = R1 + R2
              = 20 + 10
              = 30 
I pada tiap hambatan sama besar yaitu I total:

 

Beda potensial pada tiap hambatan berlaku V = V1 + V2

V1       = I . R1
            = 0,3 A . 10 
            = 3 V

V2       = I . R2
            = 0,3 A . 20 
                  = 6 V






I1
 

I2
 











V=V1=V2
I = I1 + I2

Tentukan :
  1. Kuat arus total yang melalui rangkaian
  2. Kuat arus pada tiap hambatan




 Rtot = 4 













Oval Callout: V2Oval Callout: V1

18 V
 
Tentukan :
  1. Hambatan pengganti total
  2. Kuat arus total
  3. Kuat arus pada tiap hambatan
  4. Tegangan jepit tiap hambatan





















GGL dan Tegangan Jepit


GGL    (E)                                                       Tegangan jepit  (V)

5 W
 

5 W
 
 



r = 1W
 

6 V
 

6 V
 

6 V
 

5 V
 

GGl = Gaya gerak Listrik è Tegangan ujung-ujung sumber pada saat tidak mengalirkan arus listrik.
Tegngan Jepit è Tegangan ujung-ujung sumber pada saat mengalirkan arus listrik. Tegangan jepit sumber sama dengan tegangan jepit hambatan.
GGL selalu lebih besar dari tegangan jepitnya.





Seharusnya                                          Tetapi ternyata arus hanya 1 A

I =                                                   I =                          
I =                                                1 A =
I = 1,2 A                                             R = 6 
                                                            Berarti R = 5 ohm + 1 ohm
                                   
                        1 ohm adalah hambatan dalam baterai.
                        Sehingga
                                     

Perbedaan nilai GGL dan tegangan jepit disebabkan adanya hambatan yang terdapat di dalam baterai yang disebut hambatan dalam.






 Rangkaian GGL